Evakuasi Ribuan Orang, Sydney Masih Beresiko Banjir

Banjir di Sydney, Australia terburuk dalam 60 tahun terakhir (foto: Pixabay)
Bagikan

Sydney – Perdana Menteri negara bagian New South Wales (NSW), Gladys Berejiklian menyatakan berencana mengevakuasi ribuan korban banjir di barat Sydney, Senin (22/3/21).

Hujan tak henti-hentinya selama tiga hari terakhir membanjiri sungai di negara bagian NSW hingga menyebabkan kerusakan yang meluas dan memicu seruan untuk evakuasi massal.

“Kami perlu menguatkan diri, ini akan menjadi minggu yang sangat sulit,” kata Perdana Menteri negara bagian NSW Gladys Berejiklian.

Pemerintah setempat menetapkan bencana ini menjadi banjir yang terburuk dalam 60 tahun terakhir dengan intensitas hujan yang diprediksi masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan.

Pihak berwenang mengatakan sekitar 18.000 orang telah dievakuasi dari daerah dataran rendah negara bagian itu.

Pejabat Biro Meteorologi (BoM) Jane Golding meleporkan, Sydney pada Minggu lalu, menjadi hari terbasah dalam setahun terakhir dengan curah hujan hampir 111 mm (4,4 inci).

Sementara beberapa daerah di pantai utara NSW menerima hampir 900 mm hujan dalam enam hari terakhir.

Sebagian besar pantai timur negara itu akan dilanda hujan lebih lebat mulai Senin karena kombinasi dataran rendah tropis di utara Australia Barat dan palung pantai di lepas pantai NSW.

“Kami memperkirakan risiko banjir juga akan berkembang di daerah itu,” kata Golding.

(ANS/IJS)

Bagikan
BACA JUGA :  Pengunjuk Rasa Hormat Tiga Jari “The Hunger Games” Simbol Protes Kudeta Myanmar

Pos terkait