Kades Ancam Pisahkan Diri, Alexander Fransiscus: Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin

Anggota Komite II DPD RI, Alexander Fransiscus
Anggota Komite II DPD RI, Alexander Fransiscus
Bagikan

Bangka Selatan – Kepala Desa Bangka Kota, Kecamatan Simpang Rimba, Bangka Selatan (Bangsel), Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kurniawan mengancam ingin memisahkan desanya dari Kabupaten tersebut dengan alasan tidak ada pemerataan pembangunan. Anggota DPD RI daerah pemilihan (Dapil) Babel, Alexander Fransiscus memberi catatan.

“Adanya kades yang mengancam memisahkan desanya dari Kabupaten Bangka Selatan harus jadi perhatian pemerintah setempat. Mungkin masalahnya cukup besar sampai keluar kata ancaman seperti itu,” ungkap Alexander Fransiscus, Senin (15/3/2021).

Bacaan Lainnya

Kurniawan mengatakan, Desa Bangka Kota merasa tersisih dari desa lain di wilayah perbatasan yang berdampingan langsung dengan mereka. Pemkab Bangka Selatan dinilai kurang memperhatikan pembangunan Desa Bangka Kota.

“Ini jadi pekerjaan rumah (PR) Pemda. Memang desa sudah mendapatkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, tapi untuk infrastruktur besar diperlukan komitmen dari Pemerintah Daerah,” sebut Alexander.

Kades Kurniawan menyebut jalan utama di desanya saat ini dalam kondisi hancur, kemudian konflik perbatasan antar-kabupaten di wilayahnya juga belum selesai. Kepala desa itu juga menagih komitmen Pemkab Bangka Selatan dalam penanganan banjir. Alexander mengingatkan Pemkab Bangsel untuk adil.

“Pemerataan pembangunan itu mutlak. Jangan karena daerah ada di wilayah perbatasan dengan kabupaten lain, infrastrukturnya tidak diberikan prioritas,” ucap Anggota Komite II DPD RI itu.

Alexander mengimbau agar pihak Pemkab Bangka Selatan mengajak perangkat Desa Bangka Kota untuk duduk bersama. Kedua pihak diimbau mencari solusi.

“Ajak perangkat desa dan perwakilan warga desa tersebut untuk memecahkan masalah bersama. Berikan solusi atas kegelisahan warga sehingga tidak perlu lagi ada ancaman memisahkan diri,” kata Alexander.

BACA JUGA :  Komite II DPD RI Sambut Baik Pembangunan Bendungan Sindang Heula

“Saya juga mengimbau kepada kepala desa, termasuk para tokoh di Desa Bangka Kota untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Tidak perlu mengancam seperti itu,” sambung senator muda ini.

Alexander pun mendorong DPRD Bangka Selatan itu memfasilitasi persoalan antara Desa Bangka Kota dengan Pemkab. Menurutnya, peran DPRD dibutuhkan untuk menjembatani warga dengan pemerintah daerah.

“Kawan-kawan dari DPRD Bangka Selatan bisa memfasilitasi permasalahan antara desa dan pemkab. Dengarkan aspirasi warga, ajak pihak Pemda duduk bersama sehingga permasalahan yang ada bisa menemukan titik temu,” tutur Alexander.

Sementara itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan kepala daerah agar adil dalam pembangunan di wilayahnya. Ia berharap kegelisahan kepala desa di Desa Bangka Kota didengarkan oleh Pemkab Bangka Selatan.

“Perlu diingat, kepala daerah yang baik adalah kepala daerah yang bisa menjamin pemerataan pembangunan di wilayahnya. Adanya kegelisahan warga harus direspons dengan baik oleh Pemda,” kata LaNyalla. (elz/ijs)

Bagikan

Pos terkait