Kepercayaan Kian Menurun, AstraZeneca Umumkan Hasil Uji Coba Terbaru

Vaksin AstraZeneca. (Foto: kumparan.com)
Bagikan

Washington – AstraZeneca menyatakan vaksin Covid-19 76 persen efektif mencegah virus korona dalam uji coba terbarunya yang dilakukan di Amerika Serikat, Kamis (25/3/21).

Hal ini disampaikan Wakil Eksekutif Presiden R&D Biopharmasi di AstraZeneca dalam sebuah pernyataan resmi. Angka tersebut lebih rendah dari hasil yang diumumkan sebelumnya.

“Analisis utama konsisten dengan analisis sementara yang kami rilis sebelumnya, dan menegaskan bahwa vaksin Covid-19 kami sangat efektif pada orang dewasa,” katanya.

Pekan lalu, AstraZeneca mengumumkan tingkat tingkat efektivitas vaksin mencapai 79 persen. Namun, hal itu dikritik pejabat Kesehatan AS.

Menurut Pejabat Kesehatan AS, pihak produsen menggunakan informasi kadaluwarsa saat mengumumkan hasil uji cobanya.

Hal ini menjadikan tingkat keyakinan terhadap vaksin itu kian menipis, setelah sebelumnya beberapa negara di Uni Eropa menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca.

Penangguhan tersebut dilakukan setelah adanya laporan kasus pembekuan darah pada sejumlah orang pasca vaksinasi.

Sejumlah negara tersebut, yakni Prancis, Jerma, Italia, Denmark, Norwegia, Islandia, Bulgaria, Irlandia, Belanda, dan Spanyol.

Hingga 10 Maret 2021, dilaporkan sebanyak 30 kasus pembekuan darah dari hampir 5 juta orang yang divaksisnasi dengan vaksin AstraZeneca di Eropa.

Meskipun begitu, European Medicines Agency (EMA) mengatakan tidak ada indikasi kejadian penggumpalan darah tersebut disebabkan oleh vaksinasi.

(ANS/IJS)

Bagikan
BACA JUGA :  Sebuah Kebakaran di Panti Jompo Tewaskan 15 Orang

Pos terkait