OKU Dipimpin Plh Bupati, Anggota Komite I Harap Roda Pemerintahan Tak Terhambat

Anggota Komite I DPD RI Ahmad Bastian SY,
Anggota Komite I DPD RI Ahmad Bastian SY,
Bagikan

 

JAKARTA – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Aziz meninggal dunia seminggu setelah dilantik. Komite I DPD RI yang membidangi urusan pemerintah daerah (Pemda) menyampaikan dukacita.

Bacaan Lainnya

“Kami sampaikan turut berduka cita atas meninggalnya saudara Kuryana Azis, Bupati OKU. Semoga beliau khusnul khatimah,” ungkap Anggota Komite I DPD RI, Ahmad Bastian, Selasa (9/3/2021).

Kuryana Azis meninggal dunia pada Senin (8/3) setelah dilantik pada Jumat (26/2) lalu. Saat itu, Kuryana dilantik secara virtual lantaran sedang terpapar virus Corona (Covid-19). Bastian pun meminta jajaran kepala daerah untuk terus waspada terhadap penyebaran Corona.

“Disiplin protokol kesehatan harus menjadi kunci agar kita bisa saling menjaga satu sama lain,” sebut senator dari daerah pemilihan (Dapil) Lampung itu.

Roda pemerintahan OKU saat ini dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati. Ini lantaran sang wakil bupati, Johan Anuar sedang ditahan dalam kasus dugaan korupsi tanah kuburan.

“Kita berharap roda pemerintahan di OKU tidak terhambat dengan kondisi ini. Semoga segera ada titik terang,” kata Bastian.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menunjuk Edward Candra sebagai Plh Bupati OKU. Edward Candra sebelumnya menjabat sebagai Plt Asisten I Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Bastian mengingatkan agar Edward Candra bekerja dengan baik.

“Walaupun hanya sebagai Plh Bupati, kami harap saudara Edward Candra bisa bekerja dengan optimal dan memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat OKU,” ujar mantan Anggota DPRD Lampung Selatan itu.

BACA JUGA :  Di Tangan Anak Muda, Sektor Perikanan Akan Maju

Hingga saat ini Wabup OKU Johan Anuar belum dinonaktifkan. Komite I DPD mengimbau Pemprov Sulsel berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai kondisi yang terjadi di OKU.

“Pemprov Sumsel bisa berkoordinasi dengan Kemendagri dalam menyikapi kondisi di Pemkab OKU. Ikuti sesuai aturan yang ada,” ucap Bastian.

Sementara itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti juga menyampaikan dukacita atas meninggalnya Bupati OKU Kuryani Aziz. Ia pun berharap roda pemerintahan di OKU tidak terganggu hingga adanya penunjukan penjabat (Pj) Bupati.

“Turut berduka cita atas wafatnya Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Drs H Kuryana Azis. Beliau meninggal saat Allah SWT memberikannya ujian berupa sakit, semoga penyakitnya dapat menggugurkan dosa dan diterima di tempat terbaik-Nya,” papar LaNyalla. (elz/ijs)

 

Bagikan

Pos terkait