Satgas Covid Lampung Diminta Bubarkan Kafe di Lampung yang Masih Jadi Tempat Nongkrong

Bagikan

Bandar Lampung – Pemkot Bandar Lampung menerapkan batasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan, termasuk mal, untuk menekan penyebaran virus Corona (Covid-19). Anggota DPD Dapil Lampung, Ahmad Bastian meminta kepada aparat menindak tegas jika ada pusat perbelanjaan, termasuk mal, yang melanggar jam operasional.

“Pembatasan jam operasional di kawasan ramai memang diperlukan karena penyebaran Corona di Lampung sudah cukup signifikan,” ujar Ahmad Bastian, Jumat (29/1/2021).

Adapun aturan pembatasan jam operasional bagi pusat perbelanjaan di Bandar Lampung berdasarkan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Wali Kota Herman HN Nomor 440/133/IV.06/2021 tentang pembatasan jam operasional kegiatan usaha dan mulai berlaku sejak tanggal 28 Januari 2021. Dalam SE itu disebutkan jam operasional pusat perbelanjaan, pasar swalayan, toko modern hanya sampai pukul 19.00 WIB.

“Saya rasa kebijakan ini sudah cukup tepat, karena memang diperlukan adanya pembatasan aktivitas di luar rumah untuk mengurangi penyebaran Covid,” ungkap Bastian.

Selain untuk pusat perbelanjaan, SE yang dikeluarkan Wali Kota Herman HN juga mengatur jam operasional restoran dan sejumlah tempat usaha lainnya. Dalam SE itu disebutkan, jam operasional restoran, cafe/karaoke, diskotek, pub, panti pijat, billiard, pedagang pinggir jalan dan hiburan lainnya hanya boleh buka sampai dengan jam 22.00 WIB.

Pembatasan jam operasional ini sebagai tindaklanjut Pemkot Bandar Lampung atas hasil rapat bersam Gubernur Lampung Arinal Djunaidi beberapa waktu lalu. Jika ada yang melanggar, maka akan ada sanksi denda hingga pidana kurungan sesuai dengan Perda Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dan Pengendalian Covid-19.

“Masyarakat harus diingatkan, sanksi bagi pelanggar ketentuan tersebut maksimal Rp 1 juta untuk perorangan dan bagi penanggung jawab bisa didenda maksimal Rp 5 juta,” jelas Bastian.

BACA JUGA :  Tanah Tepian Sungai Temboro Blora Longsong, 2 Rumah Warga Rusak

Tim Satgas Covid-19 Bandar Lampung akan melakukan pengawasan terhadap kepatuhan mengenai aturan tersebut. Selain itu, jaksa dan hakim juga akan dilibatkan untuk mengawasi karena sidang bagi pelanggar akan dilakukan di tempat.

Protokol kesehatan juga harus dilakukan secara ketat di tempat-tempat usaha. Bastian pun meminta agar petugas memberikan sanksi tegas bila masih ada pusat perbelanjaan yang melanggar aturan jam operasional.

“Petugas harus tegas memberikan sanksi kepada pelanggar aturan jam operasional tempat usaha. Jika mal atau pusat perbelanjaan tetap buka, maka manajemen harus diberikan hukuman,” ucap Anggota Komite I DPD RI itu.

“Kalau pelanggarnya masyarakat, maka sanksi juga tetap harus diberikan sesuai aturan yang berlaku,” tambah Bastian.

Untuk diketahui, sejumlah mal dan pusat perbelanjaan mulai membatasi jam operasional mereka pada Kamis (28/1). Meski begitu, masih banyak kafe atau tempat makan di Bandar Lampung yang mengabaikan aturan dan tetap buka hingga lebih dari pukul 22.00 WIB.

Beberapa kafe juga terlihat masih cukup ramai dijadikan tempat berkumpul muda-mudi, bahkan tanpa menerapkan jaga jarak. Bastian meminta Tim Satgas Covid-19 Bandar Lampung melakukan inspeksi mendadak (sidak).

“Untuk mengatasi masalah seperti itu memang diperlukan tindakan tegas. Petugas harus melakukan operasi pengawasan dengan sidak ke tempat-tempat yang masih ramai dan membubarkan warga yang masih kumpul-kumpul,” tegas mantan Anggota DPRD Lampung Selatan tersebut.

Sebagai informasi, kasus positif Corona di Lampung bertambah 118 jiwa per 28 Januari 2021. Atas penambahan itu, kasus Covid di Lampung mencapai 9.684 orang.

Meski begitu, daerah di Lampung yang masuk dalam zona merah risiko tinggi penyebaran Corona sudah berkurang dari pekan sebelumnya. Saat ini hanya 3 wilayah di Lampung yang masih berada di zona merah yaitu Kota Bandar Lampung, Kota Metro, dan Kabupaten Lampung Tengah. (ijs/elz)

BACA JUGA :  Hujan Deras Akibatkan 3 Daerah Sumbar Terendam Banjir

Bagikan

Pos terkait