Tingkatkan SDM Ekraf di Pariaman, Kemenparekraf Gelar Bimtek Seni Pertunjukan

Bagikan

PARIAMAN – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) seni pertunjukkan. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Balai Kota Pariaman. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) ekonomi kreatif di Kota Pariaman.

 

Sebelum acara dimulai, dilakukan serah terima alat kebersihan kepada Bumdes Desa Wisata Apar dan Desa Wisata Tungkal Selatan.

 

Di tempat terpisah, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya, menjelaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi pusat dan daerah dalam rangka meningkatkan SDM seni pertunjukan, khususnya pembuatan film  video pendek untuk mengangkat seni daerah.

 

“Tujuannya agar para peserta ini mampu mengangkat potensi video daerah potensial dan mempublikasikannya di media sosial,” tutur Wisnu, Rabu (9/6/2021).

 

Sejauh ini, Wisnu melanjutkan, ada banyak sineas muda potensial di daerah yang perlu untuk terus ditingkatkan kapasitas SDM-nya. Di daerah juga menurutnya banyak sekali potensi kesenian atau film yang bisa untuk dipublikasikan. “Potensi-potensi itu kami kembangkan agar dapat menopang ekonomi kreatif lokal,” terangnya.

 

Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Erwita Dianti yang hadir membuka acara menambahkan, di masa pandemi saat ini hampir semua beralih ke media online. Pasar yang cukup besar di media online membuat hampir semua pihak mengalihkan perhatian ke media sosial.

 

“Pasar besar ini amat potensial sebagai sarana promosi. Nah, agar promosi itu menarik perhatian, kami menyelenggarakan Bimtek ini agar para peserta memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan kebutuhan pemasaran online,” terang Erwita Dianti.

 

Dilanjutkannya, keterbatasan ruang di media online, di mana durasi yang dimungkinkan untuk promosi sangat terbatas membuat insan ekonomi kreatif kita harus kreatif menyajikannya secara visual. “Nah, melalui Bimtek ini para peserta diajarkan bagaimana menampilkan sekreatif mungkin video yang disajikan. Bagaimana juga mereka mampu menarik minat netizen melalui video-video kreatif yang ditampilkan, sehingga pesannya tersampaikan,” ujar dia.

BACA JUGA :  Ketua DPD RI: Revolusi Pertanian Bisa Dilakukan dengn Penerapan Teknologi

 

Koordinator Edukasi II Direktorat Pengembangan SDM Kemenparekraf/Baparekraf, Jemmy Alexander menuturkan, Bimtek ini mengikutsertakan 100 peserta yang terdiri dari beberapa sanggar dan komunitas seni pertunjukan. “Mereka adalah aktor-aktor seni pertunjukkan lokal yang akan mengembangkan potensi daerah untuk dipertunjukkan di tingkat nasional,” ujarnya.

 

Kolaborasi ini diharapkan Alex mampu membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Pariaman. “Kami berharap Bimtek ini mampu membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Pariaman yang sempat terdampak Covid-19,” harap Alex.

 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhaen Yono mengucapkan terima kasih atas kegiatan Bimtek yang diselenggarakan Kemenparekraf/Baparekraf. Ia berharap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat bergeliat kembali setelah mengalami fluktuasi imbas pandemi Covid-19.

 

“Pariaman ini dikenal dengan Sunset City of Indonesia dan telah mempersiapkan 45 spot event di tahun 2021. Ide, gagasan, kreativitas dan pentahelix hal yang sangat  diperlukan untuk membangun pariwisata dan ekonomi kreatif,” terang Marhaen.

 

Hadir sebagai narasumber IGP Wiranegara yang membawakan materi “Bahasa Visual” dan Priadi Soefjanto yang membawakan materi “Seni Pertunjukan dalam Rekaman Audio Visual Menggunakan Smartphone.”(*)

Bagikan

Pos terkait