Turki Laporkan Vaksin Sinovac 83% Efektif Lawan Virus Korona

Vaksin Sinovac, (foto : IJS Network)
Vaksin Sinovac, (foto : IJS Network)
Bagikan

Ankara – Pemerintah Turki melaporkan hasil uji coba vaksin Sinovac asal China mencapai 83,5 persen efektif melawan virus korona, Rabu (3/3/21).

Angka tersebut lebih rendah dari uji coba awal, namun jauh lebih tinggi daibandingkan dengan uji coba yang dilakukan di Brasil.

Dilansir Bloomberg, pada akhir Desember lalu, Kementerian Kesehatan Turki mengumumkan telah menjalankan uji coba vaksin sejak September, dan temuan awal menunjukkan tingkat kemanjuran 91,25 persen.

Vaksin asal China ini mendapatkan hasil tingkat keefektifan bervariasi di empat lokasi uji klinis, yang mengarah pada kekhawatiran apakah vaksin tersebut akan efektif dalam membendung wabah di negara-negara yang menjalankannya.

Sebelumnya, pejabat Brasil mengatakan tingkat keefektifansuntikan vaksin ini hanya mencapai 50,38 persen.

Angka tersebut memenuhi batasan yang menjadi syarat persetujuan oleh regulator global, namun hal itu jauh di bawah penilaian yang dilakukan sebelumnya mencapai 78 persen.

Sementara itu, pada Januari lallu, Sinpvac menanggapi hal itu dengan mengatakan, meskipun data tidak konsisten, vaksin itu lebih efektif dalam mencegah penyakit setelah kedua dosis diberikan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Seperti diketahui, Turki memiliki kesepakatan membeli 100 juta dosis vaksin Sinovac, dan mulai melakukan program vaksinasi pada warganya sejak Januari.

“Vaksin Sinovac lebih disukai karena dianggap paling aman karena diproduksi menggunakan metode konvensional,” kata Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca.

Meskipun demikian, Turki juga telah menyepakati pembelian 4,5 juta dosis vaksin Pfizer Inc dan BioNTech.

Selain itu, pihaknya kini tengah dalam pembicaraan dengan produsen vaksin AstraZeneca Plc untuk pasokan vaksin dalam negeri.

(ANS/IJS)

Bagikan
BACA JUGA :  Sidang Kedua, Aung San Suu Kyi Hadapi Tuduhan Tambahan

Pos terkait